Diskusi Publik
Kelit Membangun Desa, untuk Desa Membangun

Diskusi Publik merupakan kegiatan kajian atau diskusi yang ditujukan untuk mahasiswa secara umum terutama lembaga kemahasiswaan yang bergelut dengan kemasyarakatan. Diselenggarakan oleh HMP dengan tema kelit membangun desa untuk desa membangun, pada hari Jum’at 18 Januari 2019 di Ruang Serba Guna Labtek IX A ITB.

Membahas mengenai pengelakkan paradigma pembangunan desa dari Membangun Desa untuk Desa Membangun. Paradigma Membangun Desa menempatkan desa sebagai obyek, selama itu pembangunan ditentukan oleh struktur diatas desa yakni kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Desa sebagai pemilik kedaulatan tidak sering hanya menjadi penonton dan pembangunan seperti ini seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan desa. Sehingga, paradigma Desa Membangun yang dikawal oleh UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, dipercaya dapat mengubah kondisi pembangunan desa dengan menempatkan Desa sendiri sebagai Subjek yang melakukan pembangunan. Namun, apakah perubahan paradigma saja cukup dalam membangun desa untuk maju dan sejahtera? Sudah masuk tahun ke-5, seberapa besar pengaruh Desa Membangun dengan kondisi desa sekarang? Apakah UU No. 6 Tahun 2014 sudah cukup mewakili suara desa? Dan Seberapa siapkah masyarakat desa sebagai pelaku pembangunan? Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk berfikir, berdiskusi, bertukar pikiran demi kemaslahatan kemasyarakatan bangsa.

Acara dibuka oleh Nadia Gissma sebagai pembawa acara, dengan Irjen Pol. Dr. Bibit Samad Rianto, MM., Ph.D., Sapei Rusin, ST, Dr. Suhirman SH, MT. Masing-masing memaparkan materi yang membawa perspektif baru terkait pembangunan desa. Ditemani makanan ringan dan kopi yang kami bagikan untuk seluruh hadirin untuk dikonsumsi. Berlanjut kepada sesi tanya jawab yang dibuka sebanyak 3 sesi pertanyaan dengan Muhammad Danar Pradono sebagai moderator pemimpin diskusi mengarahkan diskusi dengan kondusif sehingga suasana diskusi yang baik pun terbangun. Demikian rangkaian acara diskusi publik yang ditutup oleh pemberian cinderamata kepada pembicara dan foto bersama hadirin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *